About academic_paraphraser
academic_paraphraser is a skill for rewriting academic literature while retaining the source's scientific facts. Its workflow identifies core concepts, rewrites the text, checks tone, and adds citation placeholders.
Key features
- 01Identify core concepts and variables
- 02Rewrite while preserving scientific facts
- 03Vary sentence length and word choice
- 04Check academic tone and add citation placeholders
- 05Follow banned-word and writing rules
Use cases
- 01Paraphrase an academic passage
- 02Preserve experimental data and meaning when rewriting
- 03Standardize citation placeholder formatting
- 04Check text against a specified tone
Install
Copy the command and run it in a terminal.
npx skills add https:/ / github.com/ lensetek/ research-agent-skills-collection --skill academic_paraphraserAfter installing, type/academic_paraphraserin Claude Code to confirm it loaded.
Details
From the project READMEAdvanced Academic Paraphraser & Anti-AI Humanizer
Overview
Skill ini dirancang untuk memparafrase literatur ilmiah sekaligus bertindak sebagai pelindung dari algoritma pendeteksi tulisan AI (seperti Turnitin AI, GPTZero, Originality.ai). Agen DIWAJIBKAN untuk tidak sekadar menulis ulang, melainkan menginjeksi metrik Perplexity (ketidaktebakan kosakata) dan Burstiness (variasi panjang kalimat) tingkat tinggi agar tulisan 100% terbaca seperti manusia (Human-written).
Dependencies
- Tidak ada
Quick Start
Contoh penggunaan: "Gunakan skill academic_paraphraser untuk memparafrase paragraf berikut agar lolos dari deteksi AI Turnitin dengan tingkat burstiness yang tinggi."
Workflow
1. Identifikasi Konsep Inti
- Baca teks asli dan pahami temuan objektif atau variabelnya (jangan sampai mengubah data/fakta ilmiah).
2. Proses De-AI
- Hapus seluruh struktur khas AI dan kurangi kemiripan sintaksis dengan teks asli.
3. Penulisan Ulang & Injeksi (Rewrite & Inject)
- Tulis ulang teks dengan menerapkan Burstiness tinggi (variasi panjang kalimat yang ekstrem) dan Perplexity mendalam (ketidaktebakan leksikal) untuk menghasilkan alur kognitif manusiawi.
4. Verifikasi Nada & Sitasi (Tone Verification)
- Pastikan teks terdengar seperti tulisan peneliti senior (standar Jurnal Q1) yang natural, bukan robot, serta cantumkan placeholder sitasi secara konsisten (contoh:
[Author, Year]).
Common Mistakes & Aturan Kritis
- Menggunakan Kosakata Khas AI (Banned Words): DILARANG KERAS menggunakan kata-kata/frasa berikut yang merupakan "sidik jari" LLM: delve, multifaceted, intricate, testament, tapestry, symphony, crucial, pivotal, essentially, ultimately, it is important to note, seamless, robust, dynamic.
- Burstiness Rendah: Menulis dengan panjang kalimat dan ritme yang konstan. Ciptakan asimetri dengan mengombinasikan 1-2 kalimat majemuk bertingkat yang sangat panjang (25+ kata) dengan 1 kalimat deklaratif yang sangat pendek (5-8 kata) tepat setelahnya.
- Perplexity Rendah: Menggunakan kombinasi kata klise atau struktur transisi monoton di awal kalimat (seperti "However," atau "Furthermore,"). Sebaiknya sematkan transisi di tengah klausa (contoh: "The results, however, indicate...").
- Mengubah Fakta Ilmiah: Mengubah data eksperimen, makna asli, atau klaim ilmiah saat melakukan parafrase.