mcpField
P
project-setup-git

project-setup-git

github.com/lensetekDevelopment51 installs
Repository

About project-setup-git

A skill that guides agents through setting up an existing project from a Git repository instead of creating one with `npx`. It covers cloning or pulling code, choosing dependency installation commands from lockfiles, basic environment setup, and project launch.

Key features

  1. 01Clone or pull an existing repository
  2. 02Detect package managers from lockfiles
  3. 03Install project dependencies
  4. 04Set up environment files safely
  5. 05Run the development server
  6. 06Check credential handling and responsiveness

Use cases

  1. 01Set up a project from a Git repository
  2. 02Update an existing project with `git pull`
  3. 03Install dependencies based on the lockfile

Install

Copy the command and run it in a terminal.

$npx skills add https://github.com/lensetek/research-agent-skills-collection --skill project-setup-git

After installing, type/project-setup-gitin Claude Code to confirm it loaded.

Details

From the project README

Project Setup via Git (Clone/Pull)

Overview

Skill ini digunakan ketika pengguna meminta untuk melakukan setup atau inisialisasi proyek menggunakan Git (git clone atau git pull) alih-alih membuat proyek baru menggunakan perintah npx. Skill ini memandu agen untuk mengunduh basis kode yang ada, menginstal dependensi yang sesuai, melakukan konfigurasi dasar dengan aman, serta menjalankan proyek dengan tampilan responsif.

Dependencies

  • Tidak ada

Quick Start

Contoh penggunaan: "Gunakan skill project-setup-git untuk mengkloning repositori https://github.com/example/repo ke direktori kerja dan instal seluruh dependensinya."

Workflow

1. Kloning atau Pembaruan Repositori (Clone/Pull)
  • Gunakan perintah git clone <url_repositori> . untuk mengkloning basis kode yang sudah ada ke dalam direktori kerja saat ini.
  • Jika direktori tersebut sudah merupakan repositori Git aktif, gunakan perintah git pull untuk mengambil (fetch) dan menggabungkan (merge) perubahan terbaru.
2. Deteksi & Instalasi Dependensi
  • Periksa file lockfile yang ada di root direktori untuk mendeteksi package manager yang digunakan:
    • Jika ada package-lock.json, jalankan npm install.
    • Jika ada yarn.lock, jalankan yarn install.
    • Jika ada pnpm-lock.yaml, jalankan pnpm install.
3. Konfigurasi Lingkungan (Environment Setup)
  • Salin file lingkungan contoh (misalnya, cp .env.example .env atau perintah salin yang sesuai di PowerShell/CMD).
  • Minta pengguna untuk mengonfigurasi variabel lingkungan yang dibutuhkan secara manual.
4. Eksekusi Proyek
  • Mulai server pengembangan (development server) menggunakan perintah npm run dev atau perintah start yang sesuai dengan konfigurasi proyek.

Common Mistakes & Aturan Kritis

  • Eksposur Kredensial Sensitif: DILARANG keras membiarkan kredensial proyek (seperti API key, password, token) terekspos secara publik di frontend atau diakses melalui client-side. Selalu cek keamanan file .env dan pastikan dimasukkan ke dalam .gitignore.
  • Mengabaikan Tampilan Responsif: Mengabaikan pendekatan mobile-view first saat melakukan kustomisasi UI/layout pasca-setup. Antarmuka harus selalu dirancang responsif sejak awal.
  • Salah Mendeteksi Package Manager: Menjalankan npm install pada proyek yang memiliki yarn.lock atau pnpm-lock.yaml, yang dapat merusak konsistensi dependensi proyek.
  • Penggunaan cd Command: Jangan gunakan perintah cd untuk berpindah direktori di terminal dalam command line yang diajukan ke pengguna; jalankan perintah langsung pada current working directory (Cwd) yang sesuai di konfigurasi tool run_command.

Comments

Markdown supported